Mengenal Hormon Gherlin Serta Gangguan Pada Penderita


Rasa lapar dan nafsu makan tidak datang dan pergi begitu saja. Ada sejumlah proses dalam tubuh yang bisa membuat Anda merasa lapar atau kenyang. Hormon ghrelin adalah salah satunya. Yuk, simak penjelasan lengkap hormon lapar selanjutnya!

Apa itu hormon ghrelin?

Hormon ghrelin, juga disebut lenomerol, adalah hormon yang mengatur rasa lapar. Itu sebabnya ghrelin disebut juga hormon lapar. Ghrelin diproduksi di usus saat perut kosong. Melalui aliran darah, hormon ini berjalan ke hipotalamus di otak untuk memberi tahu tubuh bahwa ia membutuhkan makanan. Jadi ada nafsu makan dan lapar.

Semakin tinggi produksi hormon ghrelin, semakin Anda akan merasa lapar. Sebaliknya, kadar hormon ghrelin yang rendah akan membuat Anda merasa kenyang.

Gangguan hormon ghrelin

Secara umum, produksi hormon ghrelin meningkat pada saat perut kosong. Jumlahnya akan berkurang setelah perut terisi atau merasa kenyang. Namun, ada berbagai kondisi yang menyebabkan kadar hormon tersebut menjadi terganggu.

Tanpa perawatan yang tepat, kondisi ini dapat membuat kelebihan berat badan atau obesitas. Inilah kondisi yang dapat membuat kadar hormon ghrelin terganggu atau tidak stabil antara lain:

Diet yoyo

Diet yoyo menghasilkan penurunan berat badan yang cepat dan pemulihan. Perubahan berat badan yang drastis dapat mengganggu hormon ghrelin.

bangun terlambat

Pola tidur yang buruk dapat meningkatkan kadar ghrelin. Itu sebabnya Anda merasa lapar jika Anda begadang atau tidur larut malam.

Makanan dan minuman manis

Respon ghrelin terhambat setelah Anda mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula. Ini memastikan Anda tetap ingin makan setelah mengonsumsi minuman atau makanan manis.

Gangguan Makan

Orang dengan anoreksia atau bulimia memiliki kadar ghrelin yang lebih tinggi daripada orang yang kurus atau berat badan normal. Secara umum, kadar hormon ghrelin akan meningkat secara signifikan pada diet penurunan berat badan. Ini adalah respons alami tubuh untuk melindungi Anda dari rasa lapar.

Karena itu, Anda akan lebih lapar dan selalu ingin makan saat sedang diet. Selain itu, saat berdiet, metabolisme juga cenderung turun. Dalam hal ini, hormon dan metabolisme Anda akan beradaptasi dengan diet Anda.